Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersama Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, serta jajaran pejabat terkait melakukan peletakan batu pertama pembangunan kembali Jembatan Air Lawai B di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Jumat (10/04/2026).
Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Percepatan Pembangunan Jembatan Air Lawai (TPPJAL) bekerja sama dengan MK PT Dkonsindo CM dan kontraktor EPC PT SBR, serta mendapat dukungan dari para pelaku usaha.
Dalam sambutannya, Widia Ningsih menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak bagi masyarakat. Ia berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar sesuai target waktu dan memenuhi standar yang telah ditentukan, sehingga ke depan tidak menimbulkan kendala dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sementara itu, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam mendukung percepatan pembangunan jembatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa proyek ini merupakan hasil dari rangkaian proses panjang pasca robohnya jembatan, mulai dari pembongkaran, pembersihan area, hingga tahapan administrasi dan penetapan kontraktor pelaksana.
Gubernur juga menekankan pentingnya kualitas pembangunan agar jembatan memiliki kekuatan sesuai standar teknis dan mampu menahan beban sebagaimana ketentuan yang berlaku. Ia memastikan seluruh proses pekerjaan akan diawasi secara ketat oleh Dinas Pekerjaan Umum.
Secara keseluruhan, pembangunan Jembatan Air Lawai B ditargetkan selesai dalam waktu 180 hari kalender. Namun demikian, diharapkan proyek ini dapat rampung lebih cepat sehingga segera memberikan manfaat bagi masyarakat luas.







