Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, secara resmi meresmikan rumah relokasi bagi warga terdampak bencana banjir di Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkai, Kabupaten Lahat, pada Jumat (17/04/2026). Peresmian ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan solusi jangka panjang bagi masyarakat korban bencana.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Lahat, para camat, unsur TNI dan Polri, serta Kepala Desa setempat.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP/Perkimtan) Kabupaten Lahat, Limra Naupan, menjelaskan bahwa pembangunan kawasan relokasi ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menangani dampak bencana secara berkelanjutan.
Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya, pada tahun 2020, pemerintah telah membangun 10 unit rumah relokasi di sekitar Kantor Camat Mulak Sebingkai. Namun, bencana banjir bandang yang terjadi pada tahun 2023 mengakibatkan kerusakan yang jauh lebih besar, dengan hampir 60 rumah warga hanyut terbawa arus.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah melakukan pengadaan lahan seluas 1,5 hektare dan berhasil membangun sebanyak 52 unit rumah yang kini siap dihuni oleh masyarakat terdampak.
Sementara itu, Bupati Bursah Zarnubi menegaskan bahwa seluruh pembangunan rumah relokasi tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sebagai wujud tanggung jawab pemerintah dalam melayani dan melindungi masyarakat.
“Sebanyak 52 unit rumah telah selesai dibangun melalui APBD. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami berharap rumah ini dapat dimanfaatkan dengan baik, menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan membawa keberkahan bagi para penghuninya,” ujarnya.
Dengan diresmikannya kawasan relokasi ini, diharapkan para korban banjir dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang, aman, serta terhindar dari risiko bencana serupa di masa mendatang.







