Pemerintah Kabupaten Lahat menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah sebagai fondasi pembangunan melalui momentum pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0405/Lahat. Kegiatan yang berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat, Rabu (22/04/2026) malam ini menjadi bagian dari strategi memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.
Jabatan Dandim 0405/Lahat secara resmi diserahterimakan dari Letkol Inf. Taufik Satria Nugraha kepada Letkol Inf. David Jihandika Hendy Wijayanto. Acara tersebut dihadiri Bupati Lahat Bursah Zarnubi bersama Wakil Bupati Widia Ningsih, unsur Forkopimda lintas daerah, serta sejumlah pejabat dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Kebijakan Penguatan Sinergi Keamanan dan Pemerintahan
Pergantian kepemimpinan di lingkungan TNI, khususnya Kodim 0405/Lahat, merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sejalan dengan kebijakan penguatan sistem pertahanan wilayah. Dalam konteks daerah, hal ini menjadi elemen penting dalam menjaga kesinambungan kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah.
Bupati Lahat Bursah Zarnubi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi Letkol Inf. Taufik Satria Nugraha selama bertugas, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kerja sama yang telah terbangun. Ia juga menyambut kehadiran Letkol Inf. David Jihandika Hendy Wijayanto dengan harapan dapat melanjutkan serta meningkatkan sinergi yang ada.
Menurutnya, koordinasi yang solid antara TNI dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif, baik dalam aspek keamanan maupun dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.
Dampak terhadap Stabilitas Nasional dan Pembangunan Berkelanjutan
Secara lebih luas, penguatan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah memiliki dampak strategis terhadap stabilitas nasional. Kondisi keamanan yang terjaga di daerah menjadi faktor utama dalam mendukung kelancaran pembangunan, peningkatan investasi, serta kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor ini juga berperan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta memperkuat ketahanan wilayah sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.
Acara pisah sambut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, ditandai dengan pemberian cenderamata dan ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru. Momentum ini sekaligus menjadi simbol kesinambungan pengabdian serta komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.







