Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat, Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si., menghadiri sekaligus memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama perusahaan-perusahaan pertambangan dan Forum Human Resources Development (HRD) Pertambangan Kabupaten Lahat, Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Lahat tersebut turut didampingi Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Lahat, Mustofa Nelson.
Rapat koordinasi diikuti sekitar 60 peserta yang merupakan perwakilan perusahaan pertambangan serta anggota Forum HRD. Pertemuan ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha dalam menghadapi berbagai isu strategis di bidang ketenagakerjaan.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat, Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si., menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki peran sebagai regulator sekaligus fasilitator dalam penyelenggaraan ketenagakerjaan. Sementara itu, kebijakan internal perusahaan terhadap para pekerja merupakan bagian dari hubungan industrial yang menjadi kewenangan masing-masing perusahaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia menjelaskan bahwa selama ini komunikasi antara pemerintah daerah sebagai regulator dengan perusahaan lebih banyak terfokus pada aspek teknis kegiatan pertambangan, mulai dari tahap eksplorasi, operasional, hingga pascatambang. Oleh karena itu, melalui forum koordinasi ini diharapkan terjalin komunikasi yang lebih intensif terkait berbagai persoalan ketenagakerjaan sehingga setiap tantangan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Sekda juga menekankan bahwa menjaga keberlangsungan kesempatan kerja merupakan bagian penting dalam menciptakan stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Lahat berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kebijakan yang mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif sehingga perusahaan dapat terus berkembang dan menyerap tenaga kerja secara berkelanjutan.
Menurutnya, pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak hanya berdampak pada hilangnya mata pencaharian bagi pekerja, tetapi juga dapat memicu persoalan sosial yang lebih luas di tengah masyarakat. Untuk itu, ia mengajak seluruh perusahaan dan pekerja agar senantiasa mengedepankan dialog, komunikasi yang konstruktif, serta semangat musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan hubungan industrial.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Lahat berharap sinergi yang telah terbangun antara pemerintah, perusahaan, dan Forum HRD Pertambangan dapat terus diperkuat sebagai langkah bersama dalam mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja, serta mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan di Kabupaten Lahat.







