Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, memimpin langsung Upacara Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 sekaligus Pelantikan PNS ke dalam Jabatan Fungsional Tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat pada Senin (3/8/2026), bertempat di halaman Kantor Bupati Lahat. Turut hadir Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH., MH., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lahat, anggota DPRD Kabupaten Lahat, Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat, Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si., para staf ahli, asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, camat, serta seluruh peserta upacara.
Dalam sambutannya, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum penting bagi para calon maupun Pegawai Negeri Sipil dalam mengawali sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada negara dan masyarakat.

“Pada hari ini kita bersama-sama menyaksikan Upacara Pengambilan Sumpah/Janji sebanyak 708 orang, ditambah 3 orang purna IPDN yang sebelumnya belum melaksanakan pengambilan sumpah sebagai PNS. Dari jumlah tersebut, sebanyak 556 orang sekaligus dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan melalui pengangkatan pertama dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat,” ujar Bursah Zarnubi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lahat berpesan kepada seluruh PNS yang baru diambil sumpah dan dilantik agar senantiasa memegang teguh sumpah/janji yang telah diucapkan. Menurutnya, sumpah/janji tersebut bukan sekadar rangkaian seremoni, melainkan merupakan komitmen moral dan hukum yang harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
“Pertama, pegang teguh sumpah/janji yang baru saja saudara ucapkan. Itu bukan sekadar rangkaian seremonial, tetapi merupakan komitmen moral dan hukum. Kedua, teruslah belajar dan beradaptasi, karena dunia berubah dengan cepat, teknologi berkembang pesat, dan kebutuhan masyarakat semakin kompleks,” pesannya.

Bursah juga mengingatkan agar seluruh PNS senantiasa bekerja dengan hati dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.
“Ketiga, bekerjalah dengan hati. Ingatlah bahwa di balik setiap berkas, laporan, maupun program yang kita kerjakan, ada harapan masyarakat yang menunggu hasil kerja kita,” lanjutnya.
Ia berharap para PNS yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, disiplin, profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan aparatur pemerintah harus mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berkualitas.
Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pelantikan ke dalam Jabatan Fungsional tersebut menjadi momentum penting yang menandai bertambahnya tanggung jawab para aparatur sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat.







