Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Perpustakaan Kabupaten Lahat melaksanakan Pengukuhan Bapak/Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Lahat di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat, Rabu (26/08/2026).
Pengukuhan tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Lahat sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Lahat, Ir. Hj. Sri Meliyana Bursah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat gerakan literasi hingga ke tingkat kecamatan.
Kegiatan turut dihadiri Bupati Lahat yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lahat, Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si., jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat se-Kabupaten Lahat, Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Lahat, Ketua PGRI, Sekretaris TP-PKK, anggota TP-PKK Pokja, Komunitas Langit Senja, Forum Lingkar Pena, serta tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya, Ir. Hj. Sri Meliyana Bursah menyampaikan bahwa penguatan budaya literasi merupakan tanggung jawab bersama. Keberadaan Bapak/Bunda Literasi Kecamatan diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi mampu berperan aktif sebagai penggerak berbagai kegiatan literasi di wilayah masing-masing.
“Gerakan literasi harus kita lakukan bersama-sama. Bapak dan Bunda Literasi Kecamatan diharapkan dapat menjadi penggerak yang mampu menghadirkan kegiatan-kegiatan literasi yang dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, gerakan literasi perlu melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, keluarga, komunitas, hingga seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut penting agar budaya membaca, menulis, serta kebiasaan meningkatkan pengetahuan dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan di Kabupaten Lahat.
Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi yang diwakili Sekda Kabupaten Lahat, Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pengukuhan tersebut.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lahat mendukung berbagai upaya untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat. Menurutnya, literasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di tengah perkembangan informasi dan teknologi yang semakin pesat.
“Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara bijak. Karena itu, gerakan literasi harus terus diperkuat,” ujarnya.
Dengan dikukuhkannya Bapak/Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Lahat, diharapkan gerakan literasi semakin aktif dan merata di seluruh wilayah. Keberadaan mereka diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kegiatan literasi yang melibatkan masyarakat, sehingga budaya literasi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Lahat berkomitmen untuk terus mendorong sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun masyarakat yang gemar membaca, memiliki wawasan luas, serta mampu menghadapi perkembangan zaman melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.






