LAHAT, 10 September 2026 — Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, mendampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah A.K. Alsattari, mengunjungi Kompleks Megalitikum Tinggi Hari di Desa Simpur, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, Kamis (10/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda silaturahmi Duta Besar Palestina selama berada di Kabupaten Lahat. Selain mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Palestina, kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarah Kabupaten Lahat kepada tamu dari dunia internasional.


Kompleks Megalitikum Tinggi Hari merupakan salah satu kawasan peninggalan budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi. Situs tersebut terdiri atas tiga kompleks megalitikum yang tersebar di wilayah Desa Simpur, Kecamatan Gumay Ulu, hingga Kecamatan Pulau Pinang.
Pemerintah Kabupaten Lahat saat ini terus mendorong pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata budaya terpadu. Upaya itu dilakukan dengan mengintegrasikan ketiga lokasi megalitikum dalam satu kawasan wisata yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang bagi masyarakat dan wisatawan.
Sejumlah pembangunan infrastruktur pendukung juga tengah dipersiapkan, antara lain jalan setapak sepanjang kurang lebih satu kilometer, tempat ibadah, kafetaria, serta area bersantai bagi pengunjung. Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memberikan nilai edukasi sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Lahat.
Kunjungan Dubes Palestina ini merupakan kelanjutan dari agenda silaturahmi yang sebelumnya berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat pada Rabu malam (9/9/2026).



Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bursah Zarnubi menyampaikan pesan khusus dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait komitmen Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.
Bupati menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina merupakan komitmen yang tidak akan surut.
“Komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina tidak akan pernah surut,” demikian pesan yang disampaikan Bupati Lahat dalam kesempatan tersebut.
Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang terus diberikan rakyat Indonesia kepada Palestina.
Ia mengaku terharu atas sambutan hangat yang diterimanya selama berada di Kabupaten Lahat. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Palestina tidak sekadar hubungan diplomatik antarnegara, tetapi juga telah tumbuh menjadi ikatan persaudaraan antarmasyarakat.
Dubes Palestina bahkan mengungkapkan bahwa dirinya merasa memiliki banyak saudara di Indonesia.
Kunjungan ke Kompleks Megalitikum Tinggi Hari pun menjadi bagian penting dari rangkaian silaturahmi tersebut. Di tengah hubungan persahabatan dan solidaritas Indonesia-Palestina, warisan budaya Lahat turut diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan peradaban Indonesia yang memiliki nilai sejarah dan potensi untuk dikenal lebih luas di tingkat internasional.
Pemerintah Kabupaten Lahat berharap pengembangan kawasan megalitikum dapat menjadi salah satu penggerak wisata budaya sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Lahat sebagai daerah yang memiliki kekayaan sejarah dan peninggalan megalitikum yang bernilai tinggi.
Lebih dari sekadar kunjungan wisata, kehadiran Duta Besar Palestina di Tinggi Hari menjadi simbol pertemuan dua kekayaan: persahabatan antarmanusia dan warisan peradaban. Dari bumi Lahat, pesan persaudaraan Indonesia-Palestina berpadu dengan jejak sejarah masa lampau yang tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi mendatang.






