Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah pembangunan infrastruktur di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kamis (8/10/2026). Peninjauan tersebut meliputi pembangunan Balai Benih Ikan (BBI) Tanjung Sakti Pumi serta rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Pagar Jati dan Desa Sindang Panjang.
Dalam peninjauan pembangunan BBI Tanjung Sakti Pumi, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen. Fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 6.745,3948 meter persegi atau sekitar 0,6745 hektare ini diharapkan dapat mendukung penyediaan benih ikan, pengembangan usaha budidaya perikanan, serta peningkatan produktivitas masyarakat.
Bupati Bursah Zarnubi meminta agar kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian hingga seluruh tahapan pembangunan selesai. Dengan demikian, fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Lahat.
Selanjutnya, Bupati meninjau rehabilitasi irigasi di Desa Pagar Jati. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan sejumlah bagian pekerjaan yang masih memerlukan penyempurnaan agar sesuai dengan ketentuan teknis yang ditetapkan.
Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2026 tersebut dilaksanakan oleh CV Arganta Sultan Anugrah dengan nilai kontrak Rp2.859.522.000 dan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender.
Peninjauan juga dilakukan terhadap rehabilitasi irigasi di Desa Sindang Panjang yang dikerjakan oleh CV Pungkas Jaya Konstruksi dengan nilai kontrak Rp2.865.682.000 dan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender. Pekerjaan tersebut diperkirakan selesai pada Desember 2026.
Bursah menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan harus memperhatikan kualitas, ketepatan teknis, dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Menurutnya, penyelesaian pekerjaan perlu diiringi dengan hasil pembangunan yang sesuai standar agar infrastruktur dapat berfungsi secara optimal.
“Yang paling penting bukan hanya selesai, tetapi kualitas pekerjaannya juga harus diperhatikan. Harapan kita pembangunan ini dapat segera selesai dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Melalui monitoring dan evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lahat mendorong agar pembangunan infrastruktur dilaksanakan sesuai perencanaan dan standar teknis yang berlaku. Rehabilitasi irigasi diharapkan dapat mendukung kelancaran pengairan lahan pertanian, sedangkan pembangunan BBI diharapkan memperkuat pengembangan budidaya perikanan dan mendukung peningkatan produktivitas masyarakat di Kabupaten Lahat.







