Pemerintah Kabupaten Lahat terus mendorong peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja lokal melalui kerja sama dengan dunia industri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program seleksi dan On the Job Training (OJT) bersama PT Bukit Asam (PTBA) yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Lahat, Sabtu (10/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, memberikan pengarahan kepada calon peserta seleksi dan OJT. Program ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lahat bekerja sama dengan PTBA sebagai upaya mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Lahat.
Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lahat, Mustofa Nelson, S.Sos., M.Si.; Kepala UPT BLK Lahat; para kepala bidang; serta jajaran terkait.
Dalam arahannya, Widia Ningsih menyampaikan bahwa program seleksi dan OJT bersama PTBA tersebut merupakan program perdana yang dilaksanakan di Kabupaten Lahat. Program ini diharapkan menjadi kesempatan bagi putra-putri daerah untuk memperoleh pelatihan, menambah pengalaman kerja, dan meningkatkan kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Menurut Widia, program tersebut berawal dari koordinasi antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Bupati Lahat, yang turut didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi beserta jajaran.
“Ini merupakan kegiatan perdana di Kabupaten Lahat. Melalui program ini, anak-anak Lahat diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan magang guna menambah keterampilan melalui kerja sama dengan PT Bukit Asam,” ujar Widia.
Ia menjelaskan, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Dari sekitar 400 pelamar yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 90 peserta akan diterima untuk mengikuti program pelatihan dan OJT bersama PTBA.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lahat akan terus berupaya membuka kesempatan bagi calon peserta lainnya yang belum berhasil lolos seleksi pada tahap pertama. Upaya ini dilakukan agar semakin banyak generasi muda daerah memperoleh akses terhadap pelatihan keterampilan dan pengalaman kerja.
“Kita akan terus berusaha agar program ini dapat berlanjut ke tahap berikutnya. Harapannya, melalui kloter kedua, ketiga, dan seterusnya, anak-anak yang belum lulus pada seleksi pertama juga bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan,” ungkapnya.
Widia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan keterampilan, perluasan akses pelatihan, serta kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dunia industri.
Melalui program ini, diharapkan peserta dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan dengan sebaik-baiknya sehingga memiliki kompetensi dan pengalaman yang dapat menunjang kesiapan mereka memasuki dunia kerja. Selain itu, keberlanjutan program serupa diharapkan dapat memperluas peluang peningkatan keterampilan bagi generasi muda serta mendukung pengembangan tenaga kerja lokal di Kabupaten Lahat.







