Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lahat melakukan audiensi dengan Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, yang berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat, Minggu (15/03/2026).
Pertemuan ini menjadi momen awal silaturahmi antara jajaran pengurus DMI Kabupaten Lahat dengan Pemerintah Kabupaten Lahat, sekaligus sebagai forum diskusi untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan dan pemberdayaan masjid di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DMI Kabupaten Lahat menyampaikan bahwa audiensi dihadiri sekitar 20 orang pengurus. Mereka mengemukakan sejumlah permasalahan yang dihadapi di lapangan, mulai dari pengelolaan masjid hingga upaya meningkatkan fungsi masjid agar lebih optimal, sehingga diperlukan sinergi dan dukungan dari pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lahat menegaskan bahwa masjid memiliki peran yang lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat.
Menurutnya, masjid harus mampu menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat dalam memahami ajaran Islam secara lebih mendalam, termasuk bagi kalangan yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan keagamaan.
“Masjid dapat menjadi pusat pendidikan dan pembinaan umat. Oleh karena itu, perlu disusun visi, misi, serta konsep pengembangan yang jelas agar keberadaan masjid benar-benar memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Lahat,” jelasnya.
Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara DMI dan Pemerintah Kabupaten Lahat dalam mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.







