Pemerintah Kabupaten Lahat memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis integrasi melalui peresmian Mall Pelayanan Publik (MPP) Tepian Ayek Lematang. Peresmian yang dirangkaikan dengan serah terima fasilitas dari PT Bukit Asam Tbk kepada Pemkab Lahat ini menjadi langkah strategis dalam mendorong modernisasi layanan administrasi masyarakat, Rabu (22/04/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lahat Bursah Zarnubi bersama Wakil Bupati Widia Ningsih, unsur Forkopimda, serta jajaran pimpinan PT Bukit Asam Tbk. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan reformasi birokrasi di daerah.
Kebijakan Integrasi Layanan dan Kolaborasi Pemerintah–Swasta
Peresmian MPP Tepian Ayek Lematang merupakan implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang terpusat, cepat, dan efisien. Fasilitas ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan administrasi dalam satu lokasi, sehingga memangkas waktu dan prosedur yang selama ini menjadi kendala masyarakat.
Direktur Sumber Daya Manusia PT Bukit Asam Tbk, Ihsanuddin Usman, menyampaikan bahwa pembangunan MPP ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Sinergi antara sektor swasta dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menghadirkan infrastruktur pelayanan yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bupati Lahat Bursah Zarnubi menegaskan bahwa kehadiran MPP ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Ia menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan fasilitas tersebut oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dampak terhadap Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Nasional
Secara lebih luas, keberadaan Mall Pelayanan Publik Tepian Ayek Lematang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap agenda nasional dalam reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik. Model pelayanan terpadu ini dinilai mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kepuasan masyarakat.
Selain itu, MPP juga berpotensi memperkuat daya saing daerah melalui kemudahan layanan perizinan dan administrasi, yang pada akhirnya dapat menarik investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Sinergi antara pemerintah daerah dan PT Bukit Asam Tbk dalam pembangunan fasilitas ini menjadi contoh konkret kolaborasi pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus mempertegas arah kebijakan pelayanan publik yang adaptif, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era transformasi digital.







