Bupati Lahat yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bursah Zarnubi, didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Lahat, Ir. Sri Meliyana Bursah, menghadiri sekaligus secara resmi menutup malam Grand Final Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 yang menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 APKASI. Acara berlangsung di Graha Bhinneka Perkasa Jaya, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (3/7/2026).
Malam Grand Final berlangsung meriah dengan dihadiri para kepala daerah, tamu undangan, serta finalis Putri Otonomi Indonesia yang berasal dari berbagai kabupaten di seluruh Indonesia. Ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kapasitas, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta komitmen dalam mempromosikan potensi daerah masing-masing.
Dalam sambutannya, Bursah Zarnubi menegaskan bahwa Putri Otonomi Indonesia bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi merupakan bagian dari upaya APKASI dalam melahirkan generasi muda yang mampu menjadi representasi terbaik daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, para finalis memiliki peran strategis sebagai duta pembangunan yang dapat memperkenalkan potensi unggulan kabupaten, mulai dari sektor investasi, pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, hingga kekayaan budaya lokal. Dengan kemampuan komunikasi, wawasan, dan kepemimpinan yang dimiliki, para finalis diharapkan mampu membangun citra positif daerah serta mendorong peningkatan daya saing dan pertumbuhan ekonomi.

“Putri Otonomi Indonesia diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam pembangunan. Mereka bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga menjadi jembatan dalam memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki kabupaten kepada masyarakat luas,” ujar Bursah.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Lahat, Ir. Sri Meliyana Bursah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah menunjukkan dedikasi, semangat, dan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh tahapan kegiatan. Ia berharap pengalaman yang diperoleh menjadi bekal untuk terus mengembangkan kualitas diri, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta meningkatkan kepedulian terhadap kemajuan masyarakat dan daerah.

Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026 menjadi penutup seluruh rangkaian peringatan HUT ke-26 APKASI yang sebelumnya diisi dengan berbagai kegiatan strategis, di antaranya karantina finalis, Women Program, Forum Bisnis Daerah, serta Dialog Otonomi Daerah. Melalui ajang ini, APKASI kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu menjadi duta promosi daerah sekaligus mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.






