JAKARTA – Semangat kebersamaan dan nasionalisme mewarnai kegiatan Silaturahmi, Jalan Sehat, dan Diskusi Keluarga Besar HMI (KAHMI/KB-HMI) dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, yang digelar di Lapangan Merah Kementerian Hukum RI dan kawasan Car Free Day (CFD) Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Ahad (23/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.45 hingga 09.30 WIB tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta dari keluarga besar HMI. Salah satu tokoh yang turut hadir adalah Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Bursah Zarnubi, yang juga merupakan Bupati Lahat.

Kehadiran Bursah Zarnubi menjadi bagian penting dalam momentum silaturahmi tersebut. Di tengah suasana olahraga dan kebersamaan, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarkader dan alumni HMI sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan dalam mengisi kemerdekaan.
Bursah hadir bersama sejumlah tokoh nasional, di antaranya Prof. Yusril Ihza Mahendra, Dr. Supratman Andi Agtas, serta Hendarsam Marantoko.
Rangkaian kegiatan dikemas dengan konsep Japanese Walking, apel bersama Komunitas Jalan Sehat Indonesia KB-HMI, layanan pos kesehatan, donor darah, donasi buku, serta diskusi.


Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam kegiatan sosial. Tercatat sebanyak 363 orang mengikuti donor darah, sementara 568 orang berpartisipasi dalam donasi buku.
Bagi Bursah Zarnubi, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang perlu terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Sebagai Ketua Umum Apkasi, Bursah juga membawa semangat untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi dalam membangun Indonesia dari daerah. Menurutnya, pembangunan nasional tidak dapat dilepaskan dari kekuatan daerah serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Momentum peringatan kemerdekaan, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun Indonesia belum selesai. Semangat perjuangan para pendahulu harus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata, pelayanan kepada masyarakat, kepedulian sosial, serta kolaborasi untuk menghadirkan kemajuan di daerah.
Kegiatan KB-HMI ini pun menjadi momentum strategis untuk mempertemukan berbagai generasi keluarga besar HMI dalam suasana yang lebih cair dan penuh kekeluargaan.


Dengan olahraga sebagai sarana mempererat kebersamaan, donor darah sebagai wujud kepedulian kemanusiaan, donasi buku sebagai investasi pengetahuan, serta diskusi sebagai ruang bertukar gagasan, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kontribusi nyata.
Kehadiran Bursah Zarnubi sekaligus menegaskan pentingnya peran tokoh-tokoh daerah dan alumni organisasi kemahasiswaan dalam membangun jembatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen bangsa.
Dari Lapangan Merah Kemenkum RI hingga kawasan CFD Rasuna Said, semangat yang dibawa sederhana namun bermakna: menjaga silaturahmi, memperkuat persaudaraan, membangun kepedulian, dan bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata untuk Indonesia.

