Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, S.H., M.H., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Seminar Publik bertajuk “Upah Layak, Pencurian Upah, dan Jaminan Sosial Buruh Sawit” yang digelar di Hotel Santika Lahat, Senin (28/9/2026).
Seminar publik tersebut diinisiasi oleh Aliansi Koalisi Buruh Sawit (KBS) sebagai forum untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengupahan, jaminan sosial, serta perlindungan hak pekerja di sektor perkebunan kelapa sawit.
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog bagi berbagai pihak untuk membahas kondisi ketenagakerjaan di sektor perkebunan, sekaligus mendorong penguatan perlindungan dan pemenuhan hak-hak pekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam forum tersebut, Ketua DPC GSBI Lahat Fauzi Azwar memaparkan hasil riset baseline tahun 2026 yang dilakukan terhadap pekerja perkebunan. Paparan tersebut menjadi salah satu bahan pembahasan dalam melihat kondisi pekerja serta berbagai persoalan yang masih dihadapi buruh di sektor perkebunan kelapa sawit.
KBS juga menyoroti persoalan pembayaran upah yang terlambat, yang dinilai dapat memberikan dampak terhadap Buruh Harian Lepas (BHL), terutama pekerja yang mengandalkan pendapatan harian untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar publik tersebut. Menurutnya, forum seperti ini penting untuk membangun komunikasi dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan di Kabupaten Lahat.
Widia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat telah membentuk Dewan Pengupahan Kabupaten Lahat sebagai salah satu upaya memperkuat koordinasi dan pembahasan terkait kebijakan pengupahan.
Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak pekerja, termasuk pembayaran upah yang layak serta perlindungan jaminan sosial dan kesehatan melalui kepesertaan BPJS, perlu menjadi perhatian bersama.







