JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sekaligus Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menerima penghargaan Koperasi Award 2026 dari Kementerian Koperasi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas peran kepala daerah dalam mendorong penguatan koperasi sebagai salah satu fondasi perekonomian masyarakat di daerah.
Penghargaan kepada Bursah Zarnubi diberikan dalam ajang Koperasi Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis malam. Namanya tercantum sebagai salah satu penerima kategori Bakti Koperasi Pradana Nayaka, bersama sejumlah tokoh nasional, pimpinan lembaga negara, kementerian, BUMN, dan organisasi pemerintahan daerah.

Penghargaan ini memiliki arti strategis bagi Bursah, terutama dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum APKASI yang menaungi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia. Posisi tersebut menempatkannya tidak hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan untuk memperkuat kebijakan pembangunan ekonomi berbasis masyarakat di tingkat kabupaten.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan wadah ekonomi yang dibangun atas prinsip kebersamaan dan gotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Menurut Ferry, koperasi harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui modernisasi, penguatan kelembagaan, profesionalisme, serta kemampuan membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan sektor swasta.
Pesan tersebut sejalan dengan tantangan pemerintah daerah saat ini. Koperasi tidak lagi cukup hanya hadir sebagai lembaga administratif, tetapi harus mampu menjadi kekuatan ekonomi yang produktif, profesional, dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam konteks itu, penghargaan kepada Bursah Zarnubi dapat dimaknai sebagai dorongan agar pemerintah kabupaten semakin aktif menempatkan koperasi sebagai bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi daerah.
Sebagai Ketua Umum APKASI, Bursah juga memiliki ruang yang luas untuk mendorong pertukaran pengalaman dan praktik baik antarkabupaten, termasuk dalam pengembangan koperasi berbasis potensi lokal, penguatan UMKM, pengembangan sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, hingga pemanfaatan teknologi digital.
Sementara itu, sebagai Bupati Lahat, Bursah Zarnubi memiliki kepentingan langsung untuk memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada sektor usaha berskala besar, tetapi juga memberikan ruang yang kuat bagi masyarakat untuk tumbuh melalui koperasi dan usaha ekonomi kerakyatan.
Penghargaan Koperasi Award 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen tersebut. Koperasi diharapkan mampu berkembang dari sekadar lembaga simpan pinjam atau kegiatan usaha bersama menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang mampu mengelola potensi daerah secara profesional.
Kementerian Koperasi mencatat sekitar 130 ribu koperasi berada dalam ekosistem ekonomi nasional. Besarnya jumlah tersebut menunjukkan bahwa koperasi memiliki potensi yang sangat besar apabila dikelola secara sehat, modern, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.
Bagi Bursah Zarnubi, penghargaan tersebut bukan semata-mata penghargaan personal. Lebih dari itu, penghargaan tersebut menjadi amanah untuk terus mendorong kebijakan yang mampu memperkuat ekonomi kerakyatan serta membangun kolaborasi antara pemerintah daerah, koperasi, dunia usaha, BUMN, dan masyarakat.
Dari Jakarta, penghargaan Koperasi Award 2026 itu membawa pesan penting bagi daerah: koperasi harus naik kelas, menjadi kekuatan ekonomi yang modern, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dan bagi Bursah Zarnubi, peran sebagai Ketua Umum APKASI sekaligus Bupati Lahat memberikan tanggung jawab lebih besar untuk membawa semangat tersebut dari panggung penghargaan menuju kerja nyata di daerah.

