Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., menghadiri Panen Padi Perdana bersama Yonif TP 894 Prayatna Bumi, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian yang berada di belakang Kodim 0405/Lahat.
Panen padi perdana tersebut mengusung tema “Peningkatan Kemandirian dalam Satuan Melalui Sinergitas dengan Masyarakat dalam Mendukung Ketahanan Pangan Wilayah.” Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Lahat, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian daerah.
Turut hadir Danyon TP 894 Letkol Inf. Irfan Adi Wibowo, M.Tr. Mil., beserta jajaran, Dandim 0405/Lahat Letkol Inf. David Jihandika Henry Wijayanto, S.H., M.Sos., beserta jajaran, Dansecata, Dansecaba, perwakilan Kejaksaan Negeri Lahat, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP), perwakilan Kakanmenag Lahat, Lurah Kota Baru, Lurah Pasar Lama, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan panen padi perdana tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
“Alhamdulillah, hari ini saya diundang oleh Danyon TP 894 bersama Dandim 0405/Lahat dan jajaran OPD untuk melaksanakan panen padi perdana di lahan kurang lebih 2,5 hektare. Ini merupakan bentuk sinergi kita bersama, baik TNI, pemerintah daerah maupun masyarakat,” ujar Widia Ningsih.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga memberikan kontribusi terhadap upaya mewujudkan swasembada pangan, khususnya di Kabupaten Lahat.
“Harapannya, kegiatan ini dapat terus mendukung program swasembada pangan, terutama di Kabupaten Lahat,” tambahnya.
Menurut Widia Ningsih, pemanfaatan lahan secara produktif menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah. Karena itu, kolaborasi lintas sektor perlu terus dibangun agar potensi pertanian dapat dikembangkan secara optimal.
Panen padi perdana ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengoptimalkan lahan pertanian, meningkatkan produksi pangan, serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan wilayah.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lahat terus mendorong pemanfaatan potensi pertanian sebagai salah satu fondasi dalam mendukung kemandirian dan ketahanan pangan daerah.







