Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Gumay Ulu, dan Camat Pulau Pinang melakukan peninjauan langsung ke lokasi situs batu megalit di Kecamatan Gumay Ulu dan Kecamatan Pulau Pinang, Rabu (18/2/2026).
Selain itu, terdapat dua kompleks situs purbakala lainnya yang berada di Desa Pulau Pinang, Kecamatan Pulau Pinang, serta Desa Simpur, Kecamatan Gumay Ulu. Di kawasan tersebut, ditemukan susunan batu-batu besar yang tertata unik—ada yang berdiri tegak, miring, tersusun melingkar, hingga bertumpuk—menyerupai peninggalan megalitik kuno yang ada di berbagai belahan dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bursah Zarnubi menyampaikan bahwa Kabupaten Lahat memiliki potensi besar di berbagai sektor, khususnya perkebunan dan pariwisata. Ia menilai kondisi lingkungan yang masih alami serta ketersediaan lahan yang luas menjadi keunggulan tersendiri dalam mendukung pengembangan daerah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selain terkenal dengan wisata air terjun, Kabupaten Lahat juga memiliki kekayaan sejarah berupa situs batu megalit yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan yang terintegrasi.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah tersebut. Ia menekankan bahwa upaya pelestarian harus dibarengi dengan peningkatan sarana dan prasarana pendukung, seperti akses jalan yang memadai, penerangan, ketersediaan air bersih, fasilitas toilet, area parkir, serta keberadaan warung atau tempat usaha bagi masyarakat.
Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan situs megalit ini dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.







